PENGGILINGAN
BAHAN PAKAN TERNAK UNGGAS
Prinsip menggiling bahan pakan
(grinding) adalah memperkecil ukuran partikel bahan pakan. Tujuan memperkecil
ukuran adalah memperluas permukaan bahan pakan, sehingga lebih mudah dicerna
ayam. Setiap bahan pakan yang akan digunakan untuk pembuatan pakan, secara
fisik memiliki bentuk yang berbeda-beda, ada yang berbentuk cair, berbentuk
tepung, berbentuk butiran, dan bahkan ada yang berbentuk bongkahan atau
serpihan yang tidak beraturan. Bahan pakan yang berbentuk tepung atau cair
tentunya sudah dapat langsung digunakan dalam pembuatan pakan. Sedangkan bahan
pakan yang masih dalam bentuk butiran dan bongkahan harus dilakukan
penggilingan sebelum digunakan untuk pembuatan pakan.
A.
Peralatan
Penggilingan Bahan Pakan
Grinding adalah menggiling bahan
pakan/memecah partikel bahan pakan yang berukuran besar menjadi
partikel-partikel yang berukuran lebih kecil. Alat penepung digunakan untuk
membuat semua bahan baku yang akan digunakan berubah menjadi tepung. Pemecahan
partikel bahan pakan dapat dilakukan secara manual maupun secara mekanis.
Peralatan mekanis yang dapat digunakan untuk menggiling/memecah partikel bahan
pakan antara lain hammermill dan discmill.
·
Hammermill
Peralatan/mesin
yang paling banyak digunakan dalam menggiling bahan pakan adalah hammermill,
karena hammermill memiliki kelebihan diantaranya investasinya murah dan
kapasitasnya tinggi. Hammermill adalah alat penepung yang bekerja dengan cara
prinsip palu yaitu memukul suatu bahan baku yang akan ditepung pada sistem
saringan yang berfungsi sebagai lempengan plat yang akan terpukul semua bahan
baku dan tersaring pada saringan tersebut. Partikel bahan pakan diperkecil
ukurannya dengan cara dipukul dengan besi yang bergerak cepat dan “terpental,
sehingga menghantam/membentur suatu dinding. Jadi ukuran partikel bahan pakan
diperkecil dengan cara pemukulan dan hantaman/benturan.
·
Discmill
Discmill adalah alat penepung yang bekerja dengan
cara berputarnya suatu pasangan piringan logam baja yang satu berputar
sedangkan yang lainnya sebagai landasan. Bahan baku yang akan ditepung berada
pada dua kepingan logam tersebut, kemudian bahan baku yang telah dihancurkan
akan dilakukan proses penyaringan dalam peralatan ini secara langsung. Fungsi
discmill sama dengan fungsi hammermill, yaitu untuk memecah bahan pakan agar
menjadi ukuran yang lebih kecil, yang membedakan adalah prinsip kerjanya. Di
dalam discmill terdapat dua buah piringan yang bergerigi yang letaknya berhimpitan.
Kedua piringan tersebut digerakkan berputar saling berlawanan oleh motor
listrik.
Discmill dan
hammermill ini dibuat dengan berbagai macam kapasitas produksi bergantung pada
keinginan pemakai. Alat ini bisa digunakan untuk skala pabrikasi, skala
menengah atau skala rumah tangga. Kapasitas produksi peralatan ini mulai dari 1
kg per jam sampai satu ton per jam.
B.
Metode
Penggilingan Bahan Pakan
Menggiling bahan pakan dapat dilakukan dengan dua
macam metode, yaitu dengan metode blended grinding dan single product grinding.
·
Blended grinding
Metode
penggilingan blended grinding adalah metode penggilingan yang dilakukan secara
bersama-sama untuk beberapa jenis bahan pakan. Sebelum dilakukan penggilingan
bahan-bahan pakan tadi ditimbang terlebih dahulu sesuai dengan formula untuk
satu batch (satu kali pencampuran). Setelah ditimbang dimasukkan ke dalam mesin
giling secara bersama- sama. Sedangkan bahan pakan yang sudah dalam bentuk
tepung tidak perlu digiling lagi dan langsung dimasukkan ke dalam mixer.
Keuntungan
cara ini adalah:
Ø Bahan
yang sulit digiling dapat dicampur dengan bahan yang mudah digiling.
Ø Bahan
dapat disimpan dalam keadaan utuh, menghemat biaya dan tempat penyimpanan.
Ø Bahan
utuh mudah ditransportasi ke tempat lain.
·
Single product grinding
Metode
penggilingan single product grinding adalah metode penggilingan bahan pakan
yang dilakukan satu per satu. Sebelum melakukan penggilingan harus sudah
disiapkan terlebih dahulu tempat penampungan atau penyimpanan hasil gilingan
untuk setiap jenis bahan pakan yang akan digiling. Setelah semua bahan pakan
sudah siap dalam bentuk gilingan, baru dilakukan proses penimbangan sesuai
formula dan proses pembuatan pakan selanjutnya.
Keuntungan
cara ini adalah:
Ø Biaya
penggilingan lebih murah, karena hammermill dapat dioperasikan terus menerus
tanpa ada selang waktu.
Ø Struktur
dan ukuran partikel lebih mudah dikontrol.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar