Senin, 29 Mei 2023

MODUL AJAR AGRIBISNIS TERNAK RUMINANSIA

 



 

 

MODUL AJAR

 

 

KONSENTRASI KEAHLIAN AGRIBISNIS TERNAK RUMINANSIA

 

 

























ALOKASI WAKTU TIAP TUJUAN PEMBELAJARAN TAHAP 1 FASE F KELAS XI SEMESTER 3

 

 

No

Tujuan Pembelajaran

Alokasi Waktu

1

Menerapkan perancangan produksi ternak pedaging

24 JP

2

Menyiapkan kandang ternak

12 JP

3

Menyiapkan peralatan kandang ternak

12 JP

4

Mengoperasikan peralatan kandang ternak

12 JP

5

Menerapkan pengelolaan pakan hijauan

54 JP

6

Menerapkan pengelolaan pakan konsentrat

24 JP

7

Menerapkan pencegahan penyakit

18 JP

8

Menerapkan perawatan ternak sakit

18 JP

9

Menerapkan pengelolaan produksi

36 JP

10

Melakukan pemanenan

12 JP

11

Melakukan pemasaran hasil ternak

18 JP

12

Menerapkan praktik analisa usaha

24 JP

13

Menerapkan pengolahan limbah

18 JP

14

Menciptakan nilai tambah limbah

18 JP

15

Mengevaluasi usaha hasil panen

24 JP

 

Jumlah

324 JP

 

 

 

 

  CAPAIAN PEMBELAJARAN

 

Pada akhir fase F, peserta didik dapat menerapkan pengelolaan produksi ternak yang mencakup perancangan produksi ternak, pemeliharaan ternak sesuai komoditas, recording produksi ternak, pemindahan ternak, evaluasi produksi ternak, serta merencanakan usaha ternak ruminansia

 

 

   TUJUAN PEMBELAJARAN

 

Menerapkan perancangan produksi ternak pedaging

 

   Kriteria Ketercapaian

1

Mampu menentukan sapi untuk menjadi bakalan

2

Mampu menghitung keperluan luas kandang 1 ekor sapi pedaging

3

Mampu mengukur berat badan sapi menggunakan pita ukur

4

Mampu menghitung berat badan sapi dengan rumus yang sesuai

5

Mampu menghitung kebutuhan pakan kasar (hijauan/fermentasi/ limbah pertanian)

6

Mampu menghitung kebutuhan pakan konsentrat

7

Mampu menjelaskan kegiatan harian penggemukan sapi

8

Mampu menjelaskan peralatan kandang yang diperlukan untuk penggemukan sapi


10

Mampu menyebutkan hal hal yang tercantum di recording sapi penggemukan

Kegiatan petugas kandang

Pagi

 

Siang

 

Sore

 

 

 

 

 


 

 

 

 

 

 

   LANGKAH PEMBELAJARAN

 

Ø  Pertemuan 1 (6 x 45 menit)

 

Tahapan

Kegiatan belajar

Assesmen

Kegiatan awal

Siswa menonton video tentang farm sapi potong

Guru menanyakan pertanyaan mendasar tentang produksi ternak pedaging sebagai assesmen awal

(table hasil rekapitulasi ada di lampiran)

Kegiatan inti

Siswa mendesain project bersama guru untuk menentukan timeline pengerjaan, deadline pengerjaan

 

Siswa secara berkelompok melakukan pengamatan kegiatan kandang dan mengisi form agar siswa yang telah menguasai menjadi tutor sebaya bagi temannya *)

Siswa menanyakan kepada petugas kandang tentang jadwal

Guru memberikan assesmen proses dengan pemberian umpan balik sesuai kebutuhan masing masing siswa


 

kegitan harian di kandang sapi

Pengukuran kandang dilakukan untuk

penggemukan

lebar kandang , panjang kandang yang

 

diperlukan untuk 1 ekor sapi

Siswa   melakukan pengukuran

 

luas kandang, tempat pakan,

Pengukuran lebar dan tinggi tempat pakan

tempat minum dll

dan minum

Siswa       mencatat      peralatan

Pengukuran lebar selokan (20-30 cm)

peralatan       kandang       yang

 

diperlukan untuk pemeliharaan

Peralatan sanitasi yang dicatat: sapu,

sapi potong (penggemukan)

sekop, air untuk sanitasi (tandon/selang/

 

ember), sabun, sikat

 

Hasil

 

pengukuran

 

Lebar kandang/ekor

 

Panjang

 

kandang/ekor

 

Tinggi tempat

 

pakan

 

Lebar tempat pakan

 

Lebar tempat

 

minum

 

Lebar selokan

 

Peralatan sanitasi yang tersedia:

 

1………..

 

2………..

 

3……….

 

4……….

 

5…........ dst

Penutup

Siswa dengan bantuan guru bersama sama menyimpulkan

hasil belajar pertemuan 1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
*) differensiasi proses dan assesmen

 

 

Ø  Pertemuan 2 (6 x 45 menit)

 

Tahapan

Kegiatan Belajar

Assesmen

Kegiatan awal

Siswa menonton video pengukuran lingkar dada dari you tube

Guru menanyakan apakah masih ada siswa belum mampu

menghandle sapi?

Kegiatan inti

Siswa mengukur berat badan sapi dengan pita ukur.

Siswa menghitung berat badan sapi dengan rumus yang sesuai

Guru mengamati dan membantu siswa yang belum kompeten dalam mengukur berat badan


 

Siswa yang telah mahir dibolehkan untuk memadukan hitungan dengan rumus Schneiffer/Lambourne

 

Siswa menghitung pakan yang diperlukan sesuai berat badan sapi

 

Siswa menimbang pakan kasar Siswa menimbang pakan konsentrat

Guru mengamati penghitungan hasil pengukuran menjadi berat badan

Guru mengamati siswa menimbang pakan kasar di kandang

Guru mengamati siswa menimbang konsentrat yang ada di kandang

Instrumen formatif

Penutup

Siswa menerima umpan balik berdasarkan hasil assesmen proses

 

 

 

Ø 

No

Kegiatan

K

BK

1

Siswa melingkarkan pita meter tepat dibelakang

siku kaki depan sapi

 

 

2

Siswa menghitung hasil pengukuran dengan rumus Schrool W= (L

+ 22)2/100

dengan hasil sesuai

 

 

3

Siswa menimbang pakan kasar +/-

10% dari berat badan sapi

 

 

4

Siswa menimbang konsentrat +/-

1% dari berat badan sapi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Pertemuan 3 (6 x 45 menit)

 

Tahapan

Kegiatan Belajar

Assesmen

Kegiatan Awal

Siswa mendapatkan pertanyaan terkait sapi yang akan siswa pilih

Guru mencatat siswa yang belum mampu menjawab pertanyaan dan memberikan         umpan                            balik

lisan/tulisan


 

Siswa mendapatkan pertanyaan terkait recording yang ada di kandang sapi

 

Kegiatan inti

Siswa mempelajari hal hal yang tercantum dalam recording yang ada di kandang seperti: nama pemilik, nama sapi, bangsa sapi,asal ternak, umur, tanggal masuk,hasil pengukuran lingkar dada atau berat pada waktu tertentu, serta catatan treatment yang pernah dilakukan pada sapi

Guru mengamati hal hal yang dicatat oleh siswa saat mengamati form recording di kandang sapi potong

 

 

Guru mengamati siswa memilih apakah sapi jantan, berumur 1,5-2,5 tahun, bentuk tubuh proporsional, sehat, tidak cacat

 

Siswa memilih sapi yang memenuhi       syarat                                           untuk digemukkan

Guru memberikan umpan balik apabila masih ada siswa yang belum tepat pilihannya

 

Siswa menuliskan kriteria pemilihan seekor sapi dengan menyebutkan jenis kelamin, bangsa, umur, dan ciri ciri fisik sapi yang sesuai untuk bakalan penggemukan

Assesmen proses diskusi saat pemilihan sapi

 

Siswa memilih sapi untuk yang nantinya akan digemukkan secara berkelompok

 

 

Siswa yang belum menyelesaikan assesmen formatif mendapatkan akses informasi lagi dari guru

 

Penutup

Siswa mengumpulkan hasil kerja kelompoknya

Siswa diberi pilihan untuk tes

sumatif apakah lisan atau tertulis

 

Nama

Partisipasi yang sesuai tema diskusi

 

Bertanya

Menanggapi

/menjawab

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ø  Pertemuan 4 (6 x 45 menit)

 

Tahapan

Kegiatan Belajar

Assesmen

Kegiatan awal

Siswa dikategorikan ke dalam 2 kelompok sesuai pilihan sumatifnya

 

Kegiatan inti

Siswa dengan pilihan assesmen sumatif tertulis membuat rencana sederhana penggemukan sapi selama 90 hari dengan menghitung kebutuhan kandang, pakan

kasar/hijauan dan pakan konsentratnya

 


 

 

Siswa dengan pilihan assesmen sumatif lisan dipanggil secara individu untuk menjelaskan rencananya secara lisan

 

Siswa yang telah kompeten kemudian menjadi tutor bagi teman sekelompoknya

 

Penutup

Siswa diberikan informasi untuk kegiatan pembelajaran pertemuan selanjutnya

 

 

 

 

 

   ASSESMEN SUMATIF

 

 

Poin Assesmen

Jawaban

Skor

Jenis dan bangsa sapi yang dipilih

 

5

Umur sapi

 

5

Luas kandang

 

10

Luas tempat pakan

 

5

Luas tempat minum

 

5

Kebutuhan pakan kasar/hari

 

10

Kebutuhan konsentrat/ hari

 

10

Kebutuhan minum ternak / hari

 

10

Peralatan sanitasi kandang/ ternak

 

10

Peralatan pemberian obat/vitamin

 

10

Hal hal yang tercantum dalam recording

 

10

Rencana kegiatan pemeliharaan

 

10

 

 

 

 

 

   MEDIA

 

Alat dan Bahan Praktik : Kandang, sapi jantan umur 1,5 – 2,5 tahun, pita ukur, sekop, selang, gayung, sapu lidi, sikat, pakan, sabun, obat cacing, vitamin, air minum dan air sanitasi

Sumber belajar: Form recording sapi pedaging, video pembelajaran pemeliharaan sapi potong, video menghitung berat badan sapi, buku panduan pemeliharaan sapi potong


Lampiran 1

Kriteria bakalan sapi potong :

 

1.                 Bentuk tubuh proporsional artinya perbandingan tinggi sapi lebih kecil daripada panjangnya, tinggi tubuh bagian depan dan belakang sama

2.                 Sehat/tidak sakit, mata berbinar, hidung berlendir/ tidak kering, bulu pendek, halus dan tidak kusam, kulit longgar, serta tidak ada cacat

3.                 Ukuran tubuh sedang, tidak terlalu kurus atau gemuk (BCS 3 : tidak ada legokan sekitar pangkal ekor, jaringan lemak dapat diraba dengan mudah pada seluruh bagian, pelvis dapat diraba dengan sentuhan, jaringan lemak yang melingkupi bagian permukaan tulang iga masih dapat diraba dengan sedikit tekanan)

4.                 Umur ideal untuk bakalan antara 1,5- 2,5 tahun

5.                 Responsive terhadap lingkungan sekitar tetapi cenderung tenang dan tidak liar

Peternak bisa emperkirakan berat badan sapi dengan mengukur lingkar dada dan menggunakan rumus Schrool yaitu dengan lingkar dada (cm)ditambah 22 kemudian dikuadratkan. Hasilnya dibagi 100. Hasil perhitungan menunjukkan perkiraan bobot hidup sapi dalam satuan kilogram

Sedangkan menurut Scheifer lingkar dada dikuadratkan, kemudian dikalikan panjang badan (cm). Hasilnya kemudian dibagi 10.840. Hasil dari perhitungan itu menunjukkan perkiraan bobot hidup dalam satuan kilogram

Kebutuhan pakan dan minum

 

Sapi mengkonsumsi pakan kurang lebih 3% dari berat tubuhnya. Oleh karena itu dalam penghitungan sederhana peternak bisa menggunakan pakan kasar basah ( hijauan/fermentasi) kira kira 10% dari berat tubuh ternak dengan asumsi pakan basah mengandung +/-80% air. Sedangkan pakan konsentrat yang dalam bentuk kering udara diberikan +/-1% dari berat tubuh sapi. Apabila konsentrat yang tersedia dalam bentuk basah maka jumlahnya perlu ditambah hingga sapi mengkonsumsi bahan kering yang setara 1% dari berat badannya. Sapi untuk penggemukan harus mendapatkan pakan tambahan (konsentrat) agar bisa menghasilkan pertambahan berat badan yang maksimal.


Kebutuhan air minum pada sapi bervariasi dari 25 – 40 liter/ekor/hari. Air harus tersedia sepanjang waktu (ad libitum).

Seekor sapi jantan memerlukan minimal luas kandang 1,5 x 2 meter atau 1,5 x 2,5 apabila sapi berukuran besar. Didepan sapi diletakkan tempat pakan dan minum. Dan dibelakang sapi perlu selokan untuk mempermudah pembersihan kandang.



Lampiran 2

 

 

DATA RECORDING TERNAK SAPI PENGGEMUKAN

 

………………………….

 

 

 

 

Nama Pemilik

:…………………

Asal Ternak

:……………….

Nama Sapi

:…………………

Umur

:………………

 

Bangsa                  :…………………                               Tanggal Masuk:………………

 

 

 

No

Tanggal

Lingkar Dada (cm)

Berat Badan (Kg)

Treatment

Petugas Pemeriksa

Keterangan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Lampiran 3

 

 


 

No

Pertanyaan

Ya/

Tidak

1

Tahukah anda jenis sapi untuk digemukkan?

 

2

Tahukah anda pakan kasar untuk sapi?

 

3

Tahukan anda bahan bahan konsentrat untuk sapi?

 

4

Tahukah anda cara menghandle sapi dengan baik?

 

 

 

TABEL REKAPITULASI HASIL ASSESMEN AWAL

 

 

Nama

Prasyarat1

Prasyarat2

Prasyarat3

Prasyarat4

Hasil

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 

v  Guru

1

Apakah kegiatan pembuka pembelajaran yang telah saya lakukan dapat mengarahkan

dan mempersiapkan siswa mengikuti pembelajaran dengan baik?

2

Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi pembelajaran saya?

3

Bagaimana respon siswa terhadap media pembelajaran yang saya gunakan?

4

Bagaimana tanggapan siswa terhadap strategi pembelajaran yang saya gunakan?

 

 

 

v  Siswa

 

1

Apakah saya telah memahami persiapan pemeliharaan sapi dengan benar?

2

Apakah saya telah memahami pengukuran berat badan sapi dengan rumus schrool?

3

Apakah saya sudah bisa memilih bakalan yang baik untuk digemukkan?

4

Perbaikan apa yang saya perlukan untuk meningkatkan capaian belajar saya?


 

 

 

 

 

Anonim. 2018. Gerakan Pemberdayaan Petani Terpadu . Materi Ternak Sapi Potong. Balai Besar Pelatihan Peternakan. Batu.

Sudarmono dan Sugeng, B. Panduan beternak sapi potong.

 

Rianto, E. dan Purbowati, E. 2009. Panduan lengkap sapi potong. Penebar swadaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERENCANAAN USAHA AGRIBISNIS TERNAK UNGGAS

MERENCANAKAN KEGIATAN USAHA AGRIBISNIS TERNAK UNGGAS PERENCANAAN KEGIATAN USAHA AGRIBISNIS TERNAK UNGGAS Perencanaan   ( Planning )   ad...